Korea utara sedang gencar mengembangakan program linuxnya. Hal itu dibuktikan dengan diluncurkannya program linux buatan sendiri yang disebut Red Star. OS tersebut diual di ibukota Korea Utara
Korea Utara, negara yang satu ini memang sungguh aneh. Mereka lebih mementingkan kemajuan militer negaranya dari pada kesejahteraan rakyatnya. Demi mengembangkan program senjata nulirnya, energi listrik negara yg harusnya diberikan untuk rakyat, digunakan secara besar-besaran untuk mensuplai reaktor nuklir mereka. Akhirnya terjadi pemadaman listrik di banyak tempat di sana sebagai akibat terjadinya krisis listrik.
Lampu lalu lintas alias trafic light pun menjadi korbannya. Ribuan lampu lalu lintas mati dan arus lalu lintas pun menjadi tidak teratur. Pemerintah Korea Utara pun menyadari hal itu. Akhirnya mereka mengambil kebijkan untuk menerjunkan gadis pengatur lalu lintas untuk mengaturnya.