Untuk tampilan terbaik adipedia.com, gunakan browser berikut


Militan Somalia “Hizbul Islam” Eksekusi Pezina dengan Lemparan Batu

By Atare , Posted in Jelajah dunia, Sekilas info
Posted on 16 Dec 2009 at 12:06am

Mohamed Abukar Ibrahim 48 tahun, dimasukkan kedalam tanah untuk kemudian dilempari batu hingga mati. Hal itu dilakukan oleh militan Somalia yang mengaku berasal dari kelompok Hizbul Islam. Seperti dilasir DailyMail 15 Desember 2009 para penduduk yang berada disekitar lokasi dipaksa untuk melihat jalanya eksekusi itu. Menurut anggota Hizbul Islam, hal itu dilakukan karena Mohammad Abukar Ibrahim telah melakukan perzinahan. Eksekusi itu sendiri berlangsung di Afgoye 20 mil sebelah selatan dari ibukota Somalia, Mogadishu.

Moments before his execution, his hands still free, Mohamed Abukar Ibrahim is buried in the ground
Mohamed Ibrahim memohon agar militan Islam untuk tidak melaksanakan eksekusi ketika ia dikuburkan dalam tanah dan penduduk desa dipaksa untuk menonton
Moments before his execution, his hands still free, Mohamed Abukar Ibrahim is buried in the ground
militan mengubur Ibrahim di dalam tanah di sebuah desa selatan-barat Mogadishu, Somalia
Horror: Mohamed Abukar Ibrahim is stoned to death by militants from the Hizbul Islam group in the Afgoye district of Somalia yesterday
Anggota kelompok Hizbul Islam melempari Ibrahim hingga wajahnya berdarah berantakan dan ia meninggal.
The second condemned man is shot dead at point blank range by a relative of the man he was convicted of murdering
Terhukum ditembak mati dari jarak dekat oleh seorang kerabat dari pria yang dinyatakan bersalah membunuh

Presiden Sheikh Sharif Ahmed mengatakan bahwa kontrol pemerintah hanya beberapa lokasi strategis di Mogadishu. Pakar keamanan Barat mengatakan negara itu telah menjadi tempat yang aman bagi militan, termasuk para pelaku jihad asing, yang menggunakan itu untuk merencanakan serangan di seluruh wilayah miskin dan seterusnya.

Ada beberapa kekhawatiran bahwa Somalia bisa menjadi Afghanistan baru. Al Shabaab, dan untuk tingkat yang lebih rendah Hizbul Islam, melawan pemerintah untuk memaksakan penafsiran keras hukum Syari’ah Islam di negara dilanda kekeringan.

Ulama Al Shabaab telah melarang film, menari di pernikahan dan bermain atau menonton sepakbola di daerah-daerah di bawah kendali mereka, serta melaksanakan eksekusi dan amputasi. Pertempuran itu telah menewaskan 19.000 warga sipil Somalia sejak awal tahun 2007 dan didorong 1,5 juta lainnya dari rumah mereka, memicu salah satu dunia yang paling akut bencana kemanusiaan.

Kekacauan juga tumpah di luar negeri, di mana kelompok-kelompok bajak laut Somalia telah membuat puluhan juta dolar dalam penargetan tebusan pelayaran komersial di Samudera Hindia dan Teluk Aden.

Tags: , ,


Read also

Anda dapat mengakses adipedia.com dimanapun via ponsel melalui http://m.adipedia.com

4 comments

  1. :3: duh kyaknya hukum yang sebenernya gak gitu deh,.. itu mah bisa2 nya aja,..

    [Balas]

    adirossi Reply:

    Ya mungkin begitu :D

    [Balas]

  2. moe

    SAKIT !!!!
    HUKUMAN JAMAN BATU MASIH DIPERGUNAKAN DI ABAD 21 INI!

    [Balas]

    adirossi Reply:

    Ya begitulah keadaan di sana mas..

    [Balas]

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz:

CommentLuv Enabled