Untuk tampilan terbaik adipedia.com, gunakan browser berikut


Mengapa Kita Perlu Memakai Bantal Saat Tidur?

By adirossi , Posted in Kesehatan
Posted on 27 Sep 2009 at 6:59am

Salah satu alasan utama kita menggunakan bantal ada hubungannya dengan hubungan yang rumit antara kepala, leher, dan tulang punggung. Ketika seseorang berjalan tegak pada siang hari, kepala dan leher yang berada di jajaran vertikal di atas tulang belakang dengan pengaturan yang kompleks otot dan tendon. Namun, Selama tidur, banyak dari otot-otot ini yang santai, menyebabkan kepala jatuh ke belakang atau ke depan. Ini menempatkan tambahan tekanan pada otot leher dan tulang belakang, yang pada gilirannya memicu kekakuan pada otot punggung dan tulang belakang.

Solusi untuk situasi menyakitkan ini adalah untuk mengangkat kepala dan leher sampai mereka kembali sesuai dengan tulang belakang, terlepas dari posisi tidur. Cara termudah untuk mencapai keselarasan didukung ini adalah dengan menggunakan bantal hingga sudut yang tepat akan tercapai. Ketika kepala, leher, dan tulang punggung kembali selaras, seseorang harus dapat bernapas lebih mudah dan telah meningkatkan sirkulasi.

Ada beberapa bentuk bantal yang berbeda, semuanya dirancang untuk mengatasi masalah penyelarasan yang berbeda. Sebuah bantal ortopedi yang kebanyakan untuk tidur di malam hari digunakan untuk menjaga agar kepala, tulang belakang, dan lutut didukung dalam posisi tidur yang nyaman. Beberapa orang menggunakan bantal di antara lutut atau paha mereka untuk memberikan dukungan bagi punggung bagian bawah dan pinggul. Sebuah bantal lumbal juga dapat mengisi kesenjangan antara punggung bawah dan kursi atau kasur.

Secara historis, bantal kain pertama dinikmati hampir secara eksklusif oleh keluarga kerajaan dan warga negara kaya lainnya. Warga kelas bawah dan petani mungkin memiliki dasar gaya bantal dari jerami, tetapi kemungkinan besar mereka menggunakan senjata mereka sendiri untuk memberikan dukungan sementara mereka tidur. Meluasnya penggunaan bantal itu tidak mungkin sampai Revolusi Industri membuat produksi grosir kain realitas yang terjangkau.

Budaya kuno tertentu tidak menggunakan bantal terbuat dari kain lembut dan isinya, namun. Bantal sering diukir dari blok keras batu atau kayu, yang tidak tidur menjaga kepala dan tulang belakang sejajar tapi kenyamanan tidak bisa mengklaim sebagai salah satu keuntungan. Syukurlah, di jaman modern ini tersedia bantal empuk dengan busa karet, busa memori terapeutik, atau soba hulls. Triknya adalah untuk menemukan jumlah yang tepat untuk mencapai kesejajaran yang ideal untuk tidur malam nyaman.

Tags: ,


Read also

Anda dapat mengakses adipedia.com dimanapun via ponsel melalui http://m.adipedia.com

6 comments

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Bantal……!!!

    [Balas]

    alamendah Reply:

    Kalau saya terkadang bangun tisur lehernya terasa sakit. eh ternyata bantalnya yang melarikan diri dari kepalaku (atau sebaliknya, ya?)
    alamendah baru menulis Satwa Indonesia yang Telah Punah di blognya My ComLuv Profile

    [Balas]

  2. Kalau saya sudah kebiasaan selalu memakai bantal beberapa buah utk tidur, kadang suami suka bilang, ” nggak malah sakit leher ”? karena ketinggian bantalnya.
    Salam.
    bundadontworry baru menulis Tidur itu harus mimpi. di blognya My ComLuv Profile

    [Balas]

  3. Saya sudah terbiasa tidur kadang gak pakai bantal, kalo gak pake guling malah gak enak, hehehehehehehehehe :D

    [Balas]

  4. nice inpo…
    salam…
    Berry Devanda baru menulis Perayaan Kesucian di blognya My ComLuv Profile

    [Balas]

  5. Kalo saya selain bantel harus ditemenin guling juga, baru mantap tidurnya. wkwkwkkw
    Deka baru menulis Lebaran Di Bogor di blognya My ComLuv Profile

    [Balas]

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz:

CommentLuv Enabled