Astronomi

Ilmuwan, Dampak Tabrakan Asteroid Penyebab Kepunahan Dinosaurus

Posted on 07 Mar 2010 at 6:49am

Asteroid raksasa menabrak Bumi adalah satu-satunya penjelasan yang masuk akal dan ilmiah untuk menjadi penyebab kepunahan dinosaurus, tim ilmiah global menyatakan pada hari Kamis, sebelumnya hal

Permalink  |  Tagged with: ,

Foto-foto Gerhana Matahari 15 Januari 2010

Posted on 16 Jan 2010 at 1:39am

Kemarin tanggal 15 Januari 2010 terjadi gerhana matahari dan beberapa bagian bumi dapat menyaksikan gerhana matahari seperti China, India, Maladewa, Indonesia dan beberapa negara lainnya

Permalink  |  Tagged with:

Teleskop Hubble Temukan Galaksi Tertua

Posted on 10 Dec 2009 at 12:02am

Gambar dari beberapa galaksi yang paling jauh di alam semesta telah berhasil diambil oleh Teleskop luar angkasa Hubble menggunakan fotografi infra-merah. Kamera khusus yang dipasang

Teleskop NASA Buru Sabuk Asteroid

Posted on 01 Dec 2009 at 2:11am

NASA siap memberangkatkan WISE (Wide-field Infrared Survey Explorer) untuk memburu sabuk asteroid. Teleskop ini untuk mengenali asteroid, komet maupun planet mati.

Permalink  |  Tagged with: ,

Bakteri Mars Ditemukan di Meteorit Kuno

Posted on 28 Nov 2009 at 9:25pm

Ilmuwan menemukan fosil bakteri dalam sebuah meteorit kuno yang jatuh ke bumi dan menunjukkan pernah ada kehidupan di Mars 3,5 miliar tahun lalu. Fosil mereka ditemukan di dalam batu yang keluar

Permalink  |  Tagged with: ,

Olympus Mons, Gunung yang 3 Kali Lebih Tinggi Dari Gunung Everest

Posted on 18 Sep 2009 at 12:57am

Gunung Olympus (Latin Olympus Mons), merupakan gunung berapi tertinggi yang ada di dalam tatasurya kita yang terbentuk pada zaman amazon (zaman dimana lava Mars terus mengalir). Gunung ini terletak di planet Mars pada koordinat 18 ° N 133 ° W / 18, -133. Tingginya tiga kali gunung Everest di Himalaya. Sejak abad ke 19 jauh sebelum space probes menginformasikan bahwa itu adalah gunung, Olympus dikelan oleh para ahli Astronomi sebagai Albedo feature, Nix Olympica (Salju Olympus).

Tinggi gunung sekitar 27 Kilometer (sekitar 16, 7 mil/ 88.600 kaki) di atas rata2 permukaan Mars. Hal itu lebih dari 3 kali gunung everest yang hanya sekitar 8.848 meter (8.8 Km) diatas permukaan laut. Lebarnya mencapai 550 Km (342 mil) diapit oleh tebing-tebing curam dengan kedalaman 6 Km (4 mil) dan memiliki kaldera (Kaldera adalah fitur vulkanik yang terbentuk dari jatuhnya tanah setelah letusan vulkanik. Kaldera sering tertukar dengan kawah vulkanik. Kata “kaldera” berasal dari bahasa Spanyol, yang artinya wajan) yang kompleks dengan panjang sekitar 85 Km (53 mil) dengan lebar 60 Km (37 mil) dan kedalaman 3 Km (1.8 mil) dengan enam lubang kawah yang tumpang tindih.

Permalink  |  Tagged with: ,

Bumi Berputar Semakin Lambat

Posted on 17 Sep 2009 at 2:07am

Bumi berputar pada porosnya menciptakan siang dan malam. Namun, ada ketakutan putaran poros Bumi itu tidak stabil. Lalu akankah panjangnya waktu dalam satu hari bertambah?

Teori mengenai pergerakan Bumi yang mengelilingi Matahari dan berputar pada porosnya baru terpublikasi pada 1543 lewat buku yang ditulis Nicolaus Copernicus. Dalam bukunya, Copernicus mengungkapkan teori-teori yang menyatakan bahwa Matahari merupakan pusat tata surya kita.  Sebelumnya, ahli astronomi asal Italia itu tidak berani mengungkapkan teorinya karena bertentangan degan pendapat pemegang kekuasaan saat itu. Tiga puluh tahun kemudian, ia baru berani mempublikasikan teori-teori yang menyatakan Bumi bukanlah pusat tata surya.

Permalink  |  Tagged with: ,

More Posts

News Archive

March 2010
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031