Banyak penyedia layanan web hosting yang menggunakan istilah Virtual Private Server (VPS), Dedicated Server, & Collocation Server dalam layanan mereka. Bagi anda yang baru mengenal dunia hosting, mungkin masih asing dengan istilah2 tersebut. Berikut ini adalah sekilas penjelasannya:
1. Virtual Private Server (VPS)
Adalah sebuah metode untuk mempartisi sebuah komputer server menjadi beberapa server yang sepertinya server2 tersebut berdiri sendiri. Ia seolah-olah sebagai server mandiri dan berlaku benar-benar seperti layaknya sebuah komputer server. Karena bertindak layaknya server sendiri, maka anda dapat masuk ke sistem operasi, melakukan instalasi software dan lain-lain. VPS menjadi sebuah solusi jika anda belum mampu menyewa dedicated server.
2. Dedicated Server
Dedicated Server adalah tipe hosting dimana anda menyewa satu server secara utuh tanpa dibagi dengan user yang lain. Hanya anda sendiri yang menempati server tersebut. Anda berkuasa penuh atas server tersebut termasuk pemilihan sistem operasi, hardware, dan sebagainya. Namun anda tidak perlu repot2, karena biasanya provider (perusahaan web hosting) juga menyediakan support untuk instalasi software2 tersebut sehingga sudah dalam kondisi yang siap pakai. Yang perlu anda ketahui, meskipun anda mempunyai kontrol penuh atas server tersebut, bukan berarti server tersebut milik anda. hardware tersebut tetap milik provider, anda hanya menyewa saja.
3. Collocation Server

- Contoh rak server pada collocation server
Colocation server hampir sama dengan dedicated server. Bedanya jika pada dedicated server anda masih menyewa server kepada provider, pada collocation server, andalah pemilik server tersebut. Ibaratnya anda membeli komputer sendiri, lalu anda membawa komputer tersebut ke data center. Oleh petugas data center, komputer anda diletakkan di rak server, kemudian akan disetting hal2 teknisnya oleh mereka.